▴Layanan E-Katalog▴
▴Survey Penilaian Integritas▴
- Pelatihan Kemasan dan Inovasi Produk UMKM di UPT PLUT KUMKM Kabupaten Purworejo
- Akselerasi UMKM Berdaya Saing Global melalui Standarisasi Nasional Indonesia (SNI) bekerja sama dengan Badan Standardisasi Nasional – Layanan Teknis Yogyakarta
- Pelatihan Tiktok bersama PT Nurturise Internasional Indonesia
- Pelatihan Pajak bagi UMKM
- Demo Baking* dengan tema “Pelatihan Aneka Pastry Ide Jualan Saat Ramadhan
- UPT PLUT KUMKM Kabupaten Purworejo Bangun Pengembangan UMKM Melalui Kemitraan
- Sosialisasi Edukasi Bahaya Hama Fintech bagi Pelaku UMKM Purworejo
- studi komparatif terkait pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) ke Dinas Koperasi dan UKM Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
- Kolaborasi Bank Jateng Cab Purworejo dan PLUT-KUMKM Kab. Purworejo dalam meningkatkan kualitas usaha UMKM Kab. Purworejo
- Sinergi UPT PLUT KUMKM Purworejo dan Bank BPD DIY Dorong Akses Pembiayaan UMKM
Rakor Inbis PLUT Purworejo Tetapkan 20 Tenant Dampingan Tahun 2025
Inkubasi bisnis Purworejo Mulyo fokus pada penguatan sektor kelapa dan turunannya, melanjutkan keberhasilan program 2024.

Purworejo, 2025 — UPT PLUT KUMKM Purworejo menggelar Rapat Koordinasi Inkubasi Bisnis (Rakor Inbis) untuk menetapkan 20 tenant yang akan mendapatkan pendampingan selama tahun 2025. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari strategi PLUT dalam mengembangkan usaha lokal yang berdaya saing.
Berdasarkan kilas balik program inkubator bisnis tahun 2024, sejumlah UKM berhasil menunjukkan perkembangan signifikan, salah satunya Mas Adi dengan usaha minyak nilam yang kini bermitra dengan beberapa pihak dan mengelola lahan seluas 5 hektar. Kerja sama dengan Koperasi Gapura juga menjadi solusi dalam aspek relasi dan pemasaran. Selain itu, inkubator 2024 turut meningkatkan mindset para tenant yang berdampak positif pada kemajuan usaha.
Tahun ini, PLUT akan memperluas fokus pembinaan pada peserta berbasis usaha kelapa dan produk turunannya. Kolaborasi antara alumni tenant inkubator 2024 dan tenant baru diharapkan menghasilkan sinergi produk yang lebih beragam dan inovatif.
Rakor ini dihadiri oleh tokoh dan pejabat daerah seperti Nurhadi Trionggo, S.H., M.AP., Hari Sukoco, S.E., Agung Suryono, A.Md., Dra. Titik Mintarsih, M.Pd., Dr. Hesti Respatiningsih, S.E., M.M., Agus Fitrianto, S.E., M.M., serta para pendamping tenant inbis.
Pada Mei mendatang, akan dilaksanakan pengisian pakta integritas dan pengukuhan 20 tenant terpilih. Pemilihan didasarkan pada indikator yang telah ditentukan, termasuk evaluasi aktivitas dan pencapaian usaha.



